Telaah Indahanya Bahasa Al-Qur’an Secara Lafadz
Abstract
Bahasa Arab adalah bahasa yang masih terjaga eksistensinya sampai sekarang. Terjaganya bahasa arab tidak lain karena kitab suci al-Qur’an turun dengan menggumnakan bahasa arab, sehingga bahasa tersebut terus dipelajari guna untuk mempelajari, memahami, dan menafsirkan al-Qur’an sebagai kitab suci umat Islam. Sebelum al-Qur’an diturunkan, bangsa arab sudah terkenal dengan bahasa dan sastranya. Hal tersebut terbukti dengan bahasa yang mereka gunakan dan karya sastra yang mereka ciptakan. Keindahan bahasa dan sastra menurut mereka adalah simbol keagungan yang mereka anggap tidak ada yang menyainginya. Berbeda ketika al-Qur’an turun dengan bahasa yang indah, yang tidak terkalahkan oleh karya sastra manapun. Sehingga banyak orang Arab yang meniru gaya bahasa al-Qur’an dalam karangan sastra mereka. Gaya bahasa al-Qur’an adalah variasi yang digunakan oleh al-Qur’an dalam mengungkapkan dan menyampaikan maksud yang dikehendakinya. Al-Qur’an merupakan surat Allah kepada hamba-hamba-Nya. Sebagai surat tentu saja berisikan berita gembira, peringatan petunjuk, perintah-perintah, dan larangan-larangan. Bahasa al-Qur’an tidak hanya memperhatikan gagasan yang disampaikan, akan tetapi juga memperhatikan manusia dan dunianya
References
Ainul Hakim, Stilistika Morfologi al-Qur’an juz 30, jurnal ilmu bahasa dan sastra, vol.5 No.1, 2010
Akhmad Muzakki, Stilistika Al-Qur’an, (Malang: UIN Malang Press, 2009)
Muhammad Abd al-Azim Az-Zarqani, Manahil al-Irfan fi Ulum al-Qur’an, Dar al-Ihya’, Mesir
Syihabuddin Qalyubi, Stilistika Al-Qur’an Makna di Balik Kisah Ibrahim, (Yogyakarta: LkiS,2009)
Syihabuddin Qalyubi, stilistika al-Qur’an pengantar orientasi studi al-Qur’an (Yogyakarta: Titian Ilahi Press, 1997)
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Farhan Masrury

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.